Tuberkulosis (TB) tetap menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dan dunia. Penyakit ini tidak hanya memberikan dampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memengaruhi aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Kader kesehatan sebagai bagian dari komunitas memiliki peran penting dalam menemukan kasus baru TB, memberikan edukasi, serta membantu memastikan keberlanjutan pengobatan. Literature review ini mengkaji pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader dalam mendeteksi kasus TB. Pencarian artikel dilakukan pada database Google Scholar dan Portal Garuda dengan rentang tahun 2020–2025. Sebanyak 218 artikel ditemukan, namun hanya 4 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil review menunjukkan bahwa edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi, audiovisual, dan pelatihan digital efektif meningkatkan kapasitas kader dalam skrining TB dan mencegah putus obat. Edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat peran kader dalam upaya eliminasi TB di masyarakat.
Copyrights © 2025