Kecemasan merupakan masalah psikologis yang umum terjadi pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa, selain berdampak pada kesehatan mental juga memengaruhi kondisi fisik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan dan terapi musik komunitas dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien GGK. Metode penelitian menggunakan literature review dengan sumber data dari Google Scholar. Artikel dipilih sesuai kriteria inklusi, yaitu penelitian berdesain quasi-eksperimen atau pre- eksperimental, melibatkan pasien GGK yang menjalani hemodialisa, dan artikel full-text yang diterbitkan pada kurun waktu 2019–2025. Kriteria eksklusi mencakup artikel yang tidak membahas kecemasan, pasien GGK, atau intervensi edukasi/terapi musik. Dari hasil pencarian, diperoleh 9 artikel yang relevan dianalisis menggunakan kerangka PRISMA. Hasil review menunjukkan bahwa edukasi kesehatan secara signifikan meningkatkan pemahaman pasien, mengurangi ketidakpastian, dan memperkuat kontrol diri, sedangkan terapi musik memberikan efek relaksasi fisiologis dan emosional yang menurunkan stres. Kombinasi kedua intervensi tersebut secara teoritis dan empiris lebih efektif dalam menurunkan kecemasan dibandingkan intervensi tunggal. Kajian ini merekomendasikan penerapan edukasi kesehatan dan terapi musik komunitas sebagai pendekatan non-farmakologis yang praktis, murah, dan berkelanjutan untuk mengelola kecemasan pasien GGK, khususnya di layanan kesehatan primer seperti Puskesmas Tamansari.
Copyrights © 2025