Syīʿah merupakan salah satu kelompok dalam Islam yang memiliki dialektika pemikiran yang kompleks, baik dalam aspek akidah, Syariat atau politik. Berangkat dari fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan menelusuri transformasi paradigma pemikiran Syīʿah dari periode klasik hingga masa kontemporer, Penelitian ini menerapkan metode analisis-komparatif dengan pendekatan non-interaktif. Setiap gagasan kemudian dianalisis secara kritis dengan menelusuri titik-titik persamaan dan perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama. Pertama, pada isu tahrif al-Qur’an terlihat kecenderungan ekstrem pada periode klasik dan modern, di mana sebagian teks menampilkan pandangan yang lebih radikal. Kedua, pada era pertengahan dan kontemporer muncul arus moderat yang menolak atau merekonstruksi ulang wacana tahrif dengan pendekatan yang lebih apologi dan sistematis. Ketiga, dalam isu imamah, kecenderungan ekstrem ditemukan secara relatif konsisten sejak era klasik hingga kontemporer. Keempat, periode pertengahan menampilkan pendekatan yang lebih moderat terhadap konsep imamah, yang menunjukkan adanya proses reinterpretasi dalam tradisi intelektual Syīʿah.
Copyrights © 2025