Pengadaan barang/jasa memiliki peran strategis dalam memperkuat tata kelola sektor publik, di mana kompetensi pegawai pengadaan sangat menentukan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas proses pengadaan. Untuk memastikan pelaksanaan yang profesional, pemerintah menerapkan sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) sebagai mekanisme untuk memperkuat kompetensi teknis dan perilaku profesional pegawai pengadaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas sertifikasi PBJ terhadap kinerja pegawai pengadaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 58 pegawai pengadaan bersertifikat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian layak digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sertifikasi dan kinerja pegawai berada pada kategori tinggi. Analisis regresi membuktikan pengaruh kuat dan signifikan dari efektivitas sertifikasi terhadap kinerja pegawai, dengan nilai R² sebesar 0,633 dan signifikansi p < 0,001. Persamaan regresi Y = 0,694 + 0,853X menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas sertifikasi diikuti oleh peningkatan kinerja. Hasil ini menegaskan bahwa sertifikasi PBJ merupakan bentuk investasi modal manusia yang efektif karena mampu meningkatkan kompetensi teknis, profesionalisme, dan kualitas kerja pegawai pengadaan.
Copyrights © 2025