Tuberculosis paru merupakan salah satu penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan global. Salah satu factor risiko yang dapat meningkatkan keparahan adalah kebiasaan merokok. Rokok mengandung zat beracun yang dapat merusak system kekebalan tubuh dan saluran pernapasan sehingga akan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi mycobacterium tuberculosis. Studi ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menggambarkan pengaruh kebiasaan merokok terhadap terjadinya tuberculosis paru. Menggunakan metode penelitian dengan telaah dari artikel ilmiah terakreditasi yang diterbitkan antara tahun 2020 sampai 2025 dengan menggunakan kata kunci “tuberculosis”, “TBC paru”, “factor risiko”, dan “merokok” melalui database Google Scholar dan PubMed. Dari 10 artikel yang memenuhi kriteria, seluruhnya menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kejadian tuberculosis paru. Perokok aktif memiliki bentuk tuberculosis yang lebih parah serta Tingkat kesembuhan yang lebih rendah. Paparan asap rokok juga dapat mengganggu kesembuhan pasien tuberculosis paru, terutama pada perokok pasif dan lingkungan dengan polusi asap rokok. Hasil dari literature review ini memperkuat bukti bahwa kebiasaan merokok baik pasif maupun aktif serta durasi dan intensitas merokok berperan besar terhadap risiko dan diagnosis tuberculosis paru. Oleh karena itum perlu dilakukannya edukasi dan intervensi untuk mengurangi dan mengeliminasi kebiasaan merokok sebagai Upaya pencegahan dan pengendalian tuberculosis paru.
Copyrights © 2025