ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh durasi matriconditioning dengan trichoderma terhadap viablitas benih kacang merah (Phaseolus vulgaris L) varietas Inerie yang telah mengalami kemunduran mutu. Penelitian dilaksanakan di laboratorium dan screen house, Jurusan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Politeknik Pertanian Negeri Kupang pada bulan Januari sampai Maret 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tujuh perlakuan durasi matriconditioning dengan trichoderma yaitu 0, 3, 6, 9, 12, 15, dan 18 jam, masing-masing diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa durasi matriconditioning dengan trichoderma berpengaruh nyata terhadap viabilitas benih kacang merah varietas Inerie yang mengalami kemunduran mutu. Perlakuan durasi matriconditioning dengan trichoderma selama 3 jam pada benih kacang merah varietas Inerie menghasilkan viabilitas terbaik dengan daya tumbuh benih 82,75%, kecepatan tumbuh 21,55%/etmal, keserempakan tumbuh 79,75%, dan potensi tumbuh maksimum 83,00%.Kata Kunci: Viabilitas benih, Kacang merah, Matriconditioning, Trichoderma, Kemunduran Mutu
Copyrights © 2025