Dengan adanya kemajuan teknologi dan internet yang semakin mudah diakses menjadikan pola belanja masyarakat mengalami perubahan, salah satunya adalah peritel daring ternama Shopee, yang menawarkan berbagai promo menarik kepada pelanggan seperti diskon besar-besaran, opsi pembayaran yang nyaman, gratis ongkir, dan potongan harga produk. Akibatnya, shopee menjadi salah satu penyebab utama pembelian irasional, yang menunjukkan kecenderungan munculnya perilaku konsumtif. Maksud dari penelitian ini yaitu agar dapat diketahui bagaimana dampak belanja online di shopee terhadap kebiasaan pembelian warga Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan teori konsumerisme Jean Baudrillard pendekatan kuantitatif, metode analisis regresi linier sederhna diolah menggunakan aplikasi statistik SPSS versi 25. Teknik pengumpulan data menggunakan primer dan sekunder. Jumlah sampel 97 responden dari perhitungan rumus lemeshow, pengumpulan sampel menggunakan metode purposive sampling. Temuan penelitian menunjukkan dari uji hipotesis (uji t) bahwa nilai thitung sebesar 4,916 yang artinya thitung > ttabel (4,196 > 1,665) dengan nilai signifikansi 0,000 (0,000 < 0,05) maka H1 diterima yang artinya e-commerce shopee berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku konsumtif Masyarakat Desa Tunglur Kecamatan badas Kabupaten Kediri. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi variabel e-commerce shopee berkontribusi terhadap perilaku konsumtif sebesar 19,4% sisanya 80,6% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Copyrights © 2025