Keberhasilan pemberian ASI eksklusif masih belum mencapai target global dan nasional, terutama pada ibu yang bekerja. Lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan ASI eksklusif melalui penyediaan fasilitas fisik, kebijakan pendukung, dan dukungan sosial. Namun, implementasi kebijakan tempat kerja ramah ASI masih rendah penelitian ini bertujuan untuk menyintesis bukti ilmiah terkait kebijakan tempat kerja ramah ASI terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan desain Systematic Literature Review. Sebanyak 14 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, determinan, dan pengaruh kebijakan tempat kerja terhadap praktik ASI eksklusif. Sintesis menunjukkan bahwa keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi kuat oleh beberapa faktor utama, yaitu: ketersediaan fasilitas laktasi yang memadai; durasi cuti melahirkan; pumping break dan fleksibilitas kerja; dukungan sosial dari supervisor dan rekan kerja; lemahnya implementasi kebijakan meskipun regulasi tersedia; pengaruh budaya kerja dan norma social; efektivitas intervensi komprehensif workplace breastfeeding support. Kebijakan tempat kerja ramah ASI memiliki peran penting dalam meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif pada ibu bekerja. Implementasi yang kuat, fasilitas yang memadai, dukungan sosial yang positif, serta intervensi komprehensif diperlukan agar ibu bekerja dapat mempertahankan praktik ASI eksklusif. Reformasi kebijakan, pengawasan implementasi, dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan.Kata kunci: ASI eksklusif, tempat kerja ramah ASI, kebijakan laktasi, workplace breastfeeding support, ibu bekerja.
Copyrights © 2025