Telaah menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa paling umum terjadi dalam bentuk penyimpangan dari norma bahasa, ketidaksesuaian antara bahasa yang digunakan dengan kaidah bahasa, dan kesalahan dalam menggunakan bahasa. Faktor penyebabnya antara lain kurangnya pemahaman aturan bahasa dan pengaruh bahasa lain. Tujuan penelitian dalam riset ini adalah pertama, mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa teks pidato persuasif yang ditulis oleh siswa kelas VIII di SMPN 1 Nglegok. Kedua, mendeskripsikan kesalahan ejaan yang terjadi dalam naskah pidato bahasa Inodnesia karangan siswa. Metode telaah lebih merujuk pada pendekatan qualitative, menggunakan pendekatan analytical descriptive. Riset berupaya melakukan investigasi secara mendalam, melakukan kritisi objek riset teks dan konteks lembar kerja wacana pidato berbahasa Indonesia yang ditulis peseta didik selaras tujuan yang ingin dicapai. Desaian telaah yang bersifat membacanya, menyimak mendalam, kemudian membuat catatan-catatan, mentabulasikan sesuai deviasinya, kemudian menganalisis kekeliruan sekaligus mencari penyebab budaya keliru tulis peserta didik ditetapkan. Nukilan-nukilan teks dan konteks sebagai penggalan kalimat yang mengandung kekeliruan tulis ejaan/tanda baca dipilah dan dilakukan telaah sekaligus dilakukan rekomendasi seharusnya penulisan yang benar sesuai pedoman. Fundamental bahwa deviasi, kekeliruan tulis/ketik baik ejaan/tanda baca dapat mempengaruhi efektifitas komunikasi dan kredibilitas pembicara.
Copyrights © 2025