Islam sangat menghargai harkat kemanusiaan universal, menganjurkan hidup dengan damai dan saling menyayangi. Melakukan kekerasan dan pembunuhan terhadap seorang manusia tanpa ada alasan yang benar, sama halnya dengan telah membunuh manusia sejagat. Namun, di tengah riuhnya tuntutan tersebut, muncul paraÂdoks: yaitu intensitas ritual keagamaan menjadi sangat romantik dan marak, namun dalam kehiÂdupÂan sehari-hari belum mampu melahirkan keÂsaÂlehan diri, apalagi kesalehan sosial. KeÂhiÂdupÂan beragama tampak meriah dalam rutinitasnya, namun tanpa disertai dengan keprihatinan dan tanggung jawab sosial. Tulisan berikut adalah upaya sederhana menggali dan menafsirkan ayat-ayat al-qur’an yang terkait dengan cara hidup yang damai dan kasih sayang dalam masyarakat yang plural
Copyrights © 2012