Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penambahan bovine serum albumin dan fruktosa dalam pengencer sitrar-kuning telur terhadap kualitas semen cair babi Landrace. Materi penelitian yang digunakan adalah semen segar dari babi jantan yang telah dewasa kelamin 2,5 tahun dan ternak dalam keadaan sehat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri atas P0= S-KT, P1= S-KT + BSA 0,1% + FRUC 1,0%, P2= S-KT + BSA 0,2% + FRUC 1,0%, P3= S-KT + BSA 0,1% + FRUC 1,5%, P4= S-KT + BSA 0,2 + FRUC 1,5%. Variabel penelitian meliputi motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan hidup spermatozoa. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa P2 menghasilkan kualitas spermatozoa yang lebih tinggi secara statistic (P>0,05%) dibandingkan perlakuan lainnya dengan motilitas: 40,00±0,00%, viabilitas 45,10± 0,55%, abnormalitas 9,80 ±0,45%, dan daya tahan hidup spermatozoa 60,00± 0,00%. Simpulan dari penelitian ini penambahan BSA 0,2% dan fruktosa 0,1% dalam pengencer sitrat-kuning telur memberikan respon baik dan cukup efektif dalam mempertahankan kualitas spermatozoa babi Landrace hingga 60 jam penyimpanan. Kata kunci: Bovine serum albumin, fruktosa, kuning telur, sitrat, spermatozoa
Copyrights © 2025