Kesalahan berbahasa adalah peristiwa yang dilakukan secara sengaja ataupun tidak sengaja dan dilakukan oleh pengguna bahasa. Keadaan tersebut dapat diketahui melalui sebuah acuan pada kompetensi yang terjadi secara sistematis dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cerita pendek Perjalananku yang Memiliki Makna karya Sabila Fitri Aufa yang di ambil dari sebuah buku berjudul Memeluk Boemi berdasarkan tataran semantik. Melalui analisis kesalahan berbahasa, dapat diketahui kekeliruan dalam pemilihan kata (diksi) atau konstruksi kalimat yang menyebabkan ketidakjelasan makna, atau ambiguitas. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita pendek Perjalananku yang Memiliki Makna karya Sabila Fitri Aufa dalam buku antologi cerita pendek Memeluk Boemi yang diterbitkan pada tahun 2024 oleh Akar Pandan Publishing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membaca dan mencatat. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan membaca dan mengidentifikasi bentuk-bentuk kesalahan semantik pada cerita pendek Perjalananku yang Memiliki Makna karya Sabila Fitri Aufa. Hasil temuan pada penelitian menunjukkan kesalahan makna yang kurang tepat, ambiguitas makna, kesalahan logika, ketidaksesuaian makna kontekstual dan frasa yang tidak efisien.
Copyrights © 2025