Penelitian ini mengkaji hakikat makna melalui integrasi pendekatan referensial, ideasional, dan berbasis penggunaan dalam linguistik modern. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana ketiga pendekatan tersebut saling melengkapi dalam menerangkan proses kemunculan, konstruksi, dan perubahan makna dalam wacana. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis terhadap teori, temuan terkini, dan kerangka konseptual dalam semantik, linguistik kognitif, dan model berbasis penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna tidak hanya muncul dari hubungan kara dengan objek rujukan, tetapi juga dibentuk oleh representasi mental, struktur klausa, serta pola interaksi sosial penutur. Struktur ideasional menggambarkan bagaimana bahasa membangun realitas melalui proses, partisipan, dan keterangan, sedangkan perspektif berbasis penggunaan menunjukkan bahwa mana berevolusi secara dinamis melalui frekuensi, konteks, dan praktik penggunaan kolektif. Temuan ini menegaskan bahwa makna bersifat multidimensi dan dinegosiasikan secara terus-menerus dalam wacana, sehingga diperlukan kerangka linguistik holistik untuk memahami kompleksitas pemaknaan kontemporer.
Copyrights © 2025