Artikel ini mengkaji keterkaitan struktur linguistik, konstruksi makna, dan proses kognitif melalui sudut pandang sintaksis dan pragmatik. Sintaksis digambarkan sebagai sistem struktural yang mengatur hubungan antar unsur linguistik untuk menghasilkan kalimat yang koheren. Sebaliknya, pragmatik berfokus pada bagaimana bahasa digunakan dalam konteks sosial, termasuk intensi penutur, implikatur, dan strategi komunikatif. Bersama-sama, bidang-bidang ini tidak hanya merepresentasikan dimensi formal dan fungsional bahasa, tetapi juga mekanisme kognitif yang mendasari produksi dan interpretasi ujaran. Dengan mengintegrasikan perspektif linguistik dan kognitif, artikel ini menunjukkan bahwa organisasi sintaksis memengaruhi bagaimana individu mengembangkan dan menyusun gagasan, sementara prinsip-prinsip pragmatik membentuk kemampuan untuk menyimpulkan makna tersirat dan merespons secara tepat dalam situasi komunikatif. Pembahasan ini juga menyoroti bahasa sebagai sistem simbolik yang terkait erat dengan fungsi mental seperti persepsi, ingatan, dan penalaran. Pada akhirnya, analisis ini menekankan peran krusial sintaksis dan pragmatik dalam membentuk representasi mental dan memengaruhi bagaimana manusia menafsirkan dunia di sekitar mereka. Dengan demikian, studi cabang-cabang linguistik ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang hubungan timbal balik antara bahasa dan kognisi dalam komunikasi manusia.
Copyrights © 2026