Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual manajemen branding madrasah sebagai upaya strategis untuk memperkuat citra institusional dan daya saing global di era Society 5.0. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan wawancara mendalam, penelitian ini mengeksplorasi strategi branding yang berbasis pada nilai-nilai inti integrasi ilmu agama dan umum, kualitas layanan, serta komunikasi yang konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan branding madrasah bertumpu pada empat pilar utama: diferensiasi program, peningkatan kualitas layanan, komunikasi pemasaran digital terintegrasi, dan manajemen reputasi yang proaktif. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, stigma negatif, serta persaingan ketat dengan sekolah umum masih menjadi hambatan signifikan. Untuk bersaing secara global, madrasah perlu mengadopsi pendekatan “glokalisasi” dengan menggabungkan standar internasional dan identitas keislaman lokal, serta memperkuat visibilitas digital dan kemitraan global. Studi ini memberikan rekomendasi praktis bagi madrasah dalam membangun brand yang kuat dan khas di era digital.
Copyrights © 2025