Permasalahan gizi buruk pada balita masih menjadi tantangan serius di Puskesmas Pembantu Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Pencatatan data secara manual menyebabkan ketidakakuratan, keterlambatan pelaporan, serta minimnya basis data untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi berbasis web yang terintegrasi untuk mendeteksi serta menentukan prioritas penanganan balita gizi buruk secara objektif menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW digunakan untuk menghitung skor prioritas penanganan berdasarkan lima kriteria: umur, berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan. Sistem dibangun menggunakan PHP dan MySQL, dilengkapi fitur input data pengukuran, perhitungan otomatis, serta pelaporan hasil. Pengujian dilakukan terhadap 4 sampel balita, menghasilkan peringkat risiko gizi buruk secara kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa balita dengan nilai SAW terendah (0,31345) menjadi prioritas utama intervensi gizi. Sistem ini meningkatkan akurasi dan kecepatan identifikasi kasus gizi buruk, mendukung pengambilan keputusan berbasis data di tingkat layanan kesehatan dasar.
Copyrights © 2025