Hipertensi merupakan kondisi medis dengan tekanan darah yang lebih tinggi dari normal, sehingga dapat meningkatkan risiko gangguan pada jantung, pembuluh darah, dan organ lainnya. Terapi bekam basah adalah salah satu metode tradisional yang digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah dengan cara mengeluarkan darah melalui sayatan kecil pada kulit, sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat terkontrol. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi bekam basah terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini merupakan quasi-eksperimen dengan desain one group pretest posttest, melibatkan 23 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pelaksanaan intervensi pada variabel independen melibatkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terapi bekam basah dari Persatuan Bekam Indonesia (PBI). Variabel dependen diukur menggunakan tensimeter digital, hasilnya dicatat pada lembar observasi, sementara variabel perancu diperhitungkan melalui karakteristik sampel. Uji Wilcoxon digunakan untuk analisis ketika data tidak normal. Tekanan darah sistolik dan diastolik menurun secara signifikan setelah terapi, menurut hasil penelitian dengan nilai p 0,000 (<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi bekam basah efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Oleh sebab itu, terapi ini bisa digunakan bersama dengan obat antihipertensi dalam mengelola hipertensi
Copyrights © 2025