Pendidikan seni musik memiliki peran penting tidak hanya dalam mengembangkan estetika, tetapi juga dalam membentuk karakter dan memperkuat identitas budaya peserta didik. Namun, praktik pembelajaran musik di sekolah sering kali masih terfokus pada repertoar modern dan kurang menonjolkan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya integrasi budaya lokal dalam pendidikan seni musik serta mengidentifikasi strategi implementasinya di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka dan observasi terhadap praktik pembelajaran seni musik berbasis budaya lokal di beberapa sekolah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran musik berbasis budaya lokal melalui penggunaan lagu daerah, alat musik tradisional, dan kolaborasi dengan seniman lokal dapat meningkatkan apresiasi budaya, kreativitas, serta rasa kebanggaan siswa terhadap identitas nasional. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, dan minimnya dukungan kebijakan pendidikan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dalam pendidikan seni musik efektif dalam memperkuat karakter dan kesadaran budaya peserta didik. Implikasinya, diperlukan pengembangan kurikulum yang kontekstual, peningkatan kompetensi guru, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan untuk menjadikan budaya lokal sebagai fondasi pembelajaran seni musik di sekolah.
Copyrights © 2025