Studi ini mengkaji pengaruh Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) terhadap pertumbuhan laba perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel dipilih secara purposive sampling sebanyak 7 perusahaan dari total populasi 92 perusahaan, berdasarkan kriteria kelengkapan laporan keuangan auditan dan kinerja laba tertentu. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS 26.0. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa hanya NPM yang berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan laba, karena t-hitung 2,301 > t-tabel 2,00665 dan sig. 0,025 < 0,05, sedangkan DER dan CR tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, uji F membuktikan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba karena F-hitung 2,024 < F-tabel 2,783 dan sig. 0,122 > 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 10,43% mengindikasikan bahwa kontribusi gabungan NPM, DER, dan CR dalam menjelaskan variasi pertumbuhan laba tergolong rendah, sementara 89,57% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya fokus manajemen pada peningkatan profitabilitas operasional melalui NPM untuk mendorong pertumbuhan laba, sementara kebijakan leverage dan likuidasi dalam konteks industri ini memerlukan pertimbangan yang lebih kompleks karena tidak terbukti memberikan pengaruh langsung yang signifikan.
Copyrights © 2026