Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap brand awareness pada masyarakat di kota besar Indonesia, khususnya Jakarta dan Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei berbasis kuesioner daring yang disebarkan kepada 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria pengguna aktif media sosial serta memiliki pengalaman berinteraksi dengan konten pemasaran digital. Variabel social media marketing diukur melalui tiga dimensi, yaitu kekayaan konten, keterkinian, dan interaktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing secara simultan berpengaruh signifikan terhadap brand awareness. Namun, analisis parsial mengungkapkan bahwa kekayaan konten dan keterkinian tidak berpengaruh signifikan terhadap brand awareness. Temuan ini menjelaskan bahwa variasi konten maupun pembaruan informasi tidak selalu meningkatkan kesadaran konsumen terhadap merek. Sebaliknya, interaktivitas terbukti memberikan pengaruh signifikan yang menegaskan pentingnya komunikasi dua arah, respons cepat, serta keterlibatan pengguna dalam memperkuat hubungan dan meningkatkan kemampuan konsumen mengenali merek. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemasar untuk merancang strategi social media marketing yang lebih efektif dengan menekankan interaksi, partisipasi, serta pengalaman digital yang mampu memperkuat kesadaran merek secara berkelanjutan dan relevan bagi audiens perkotaan yang semakin dinamis dalam mengonsumsi informasi pemasaran melalui berbagai platform media sosial modern di Indonesia saat ini, sehingga mendukung upaya peningkatan efektivitas komunikasi.
Copyrights © 2026