Pendidikan multikultural memiliki peran penting dalam menciptakan kedamaian dan persatuan di dalam komunitas yang beragam budaya. Penelitian ini berupaya untuk memahami peran kepemimpinan dalam membangun budaya organisasi multikultural di Sekolah Menengah Atas, dengan studi kasus SMA Negeri 2 Lamongan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan nilai-nilai multikultural dalam lingkungan pendidikan yang memiliki keragaman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, sedangkan pengumpulan data tersebut dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru pendidik, dan siswa. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan berbeda yaitu pengurangan data, pemaparan data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menyoroti peran penting kepemimpinan dalam membangun suasana belajar yang inklusif, toleran, dan berkeadilan. Kepala sekolah dan para pengajar berperan secara aktif sebagai contoh dalam menanamkan nilai-nilai multikultural melalui kegiatan antaragama, penerapan kurikulun yang berbasis multikultural, serta pembelajaran yang menghargai perbedaan. Penerapan kepemimpinan transformasional ini dapat mendorong semangat kolaborasi dan solidaritas di antara siswa dari berbagai latar belakang yang berbeda.
Copyrights © 2025