Beton porous atau dikenal sebagai porous concrete adalah inovasi dalam konstruksi jalan yang ramah lingkungan. Material ini memiliki rongga udara di permukaannya yang memungkinkan air permukaan mengalir ke dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi ukuran agregat alami dan agregat batu pecah terhadap kuat tekan dan porositas beton porous. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif yang dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare. Pengujian kuat tekan dilakukan setelah proses curing beton dengan perendaman selama 7, 14, dan 28 hari, sedangkan pengujian porositas dilakukan pada beton berumur 28 hari. Pada pengujian kuat tekan beton porous diperoleh nilai tertinggi pada agregat berukuran 0,5-1 cm pada kedua jenis agregat. Semakin kecil ukuran agregat maka semakin besar kuat tekan yang dihasilkan. Untuk pengujian porositas diperoleh nilai tertinggi pada batu alami ukuran 1-2 cm sebesar 3,28% dan porositas terendah diperoleh pada agregat batu pecah ukuran 0,5-1 cm sebesar 0,88%.
Copyrights © 2025