Latar Belakang: Hipertensi masih menjadi tantangan kesehatan global dengan angka kejadian yang semakin meningkat, terutama di kalangan lanjut usia (lansia). Salah satu elemen krusial dalam menekan laju komplikasi penyakit ini adalah kepatuhan dalam menjalani terapi farmakologis, dan dukungan keluarga menjadi salah satu faktor kepatuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis korelasi antara dukungan keluarga dengan sikap kepatuhan minum obat pada lansia di Puskesmas Purwosari, Kota Surakarta.Metode: Studi kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 159 responden lansia hipertensi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner PSS-Fa (dukungan keluarga) dan MARS (kepatuhan obat). Analisis data dilakukan secara statistik dengan uji Chi-Square.Hasil: Mengungkapkan bahwa 51,6% dari responden mendapatkan dukungan dari keluarga dalam kategori baik dan 52,8% menunjukkan kepatuhan yang tinggi. Hasil uji hipotesis dengan Chi-Square memperlihatkan nilai signifikansi p-value sebesar 0,002 (p < 0,05) yang artinya terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dan sikap kepatuhan dalam minum obat.Kesimpulan: Menunjukkan hubungan yang jelas ketika dukungan dari keluarga meningkat, semangat lansia untuk minum obat hipertensi juga ikut meningkat. Oleh karena itu, peneliti menyarankan para lansia untuk aktif berbicara dengan keluarga tentang dukungan yang mereka butuhkan selama pengobatan.
Copyrights © 2025