Penyakit kulit akibat kerja (Occupational Skin Disease, OSD) memang menjadi perhatian serius, terutama di industri yang bergantung pada bahan kimia seperti pabrik sarung tangan karet. Dengan risiko tinggi terhadap dermatitis kontak dari paparan lateks dan bahan kimia aditif, pekerja di sektor ini menghadapi tantangan kesehatan yang nyata. Data dari periode 2015-2025 menunjukkan adanya lonjakan insidensi dermatitis di Asia Tenggara, menyoroti perlunya intervensi lebih lanjut. Mekanisme patogenesis yang terlibat cukup kompleks, mencakup reaksi imunologis dan stres oksidatif. Paparan berulang terhadap bahan kimia tak hanya memengaruhi kesehatan kulit tetapi juga bisa mengganggu keseimbangan biomolekuler tubuh, yang terlihat dari peningkatan ROS dan kerusakan pada sawar kulit. Oleh karena itu, pemantauan biomarker seperti MDA dan IL-6 menjadi krusial untuk deteksi dini. Ini membuka peluang untuk penelitian lebih dalam di daerah tertentu, seperti Sumatera Utara, guna memperkuat pemahaman kita mengenai OSD dan menunjukkan betapa pentingnya kebijakan kesehatan kerja yang berbasis bukti. Semoga hasil penelitian ini bisa membantu mengedukasi dan melindungi pekerja dari risiko yang dapat dihindari.
Copyrights © 2025