Daun kelor sebagai imunustimulan dapat meningkatkan aktivitas dan fungsi beberapa komponen imunitas. Kelayakan daun kelor sebagai imunustimulan dapat dilihat dengan dua objek. Pertama dengan menentukan kelayakan daun pada fitur warna dan yang kedua dengan cara penentuan kelayakan pada umur daun. Sejalan dengan perkembangan teknologi, telah lama dikenal yang disebut Sistem Cerdas. Sistem cerdas dapat mempermudah dalam pemilihan daun kelor sebagai imunustimulan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif dengan analisis yang digunakan untuk perancangan sistem piranti lunak mengikuti pendekatan algoritma permasalahan warna sebagai tolak ukur hubungan untuk perkiraan atau pendugaan umur daun/batang kelor. Untuk itu dalam proses perancangan piranti lunak pengolah citra ini dilakukan pemodelan regresi untuk mendapatkan hubungan korelasi di antara komponen warna RGB dalam menentukan tingkat kelayakan daun kelor. Sistem ini dibuat menggunakan MATLAB R2013b. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem cerdas ini dapat digunakan untuk mengklasifikasikan tanaman kelor menggunakan algoritma k-Nearest Neighbor (k-NN) dengan perhitungan euclidean distance berdasarkan fitur tekstur. Dalam perhitungan tingkat akurasi menggunakan teknik pengujian k-fold cross validation dapat didapatkan hasil akurasi 30,95%.
Copyrights © 2017