Ketahanan pangan dan gizi di lahan kering kepulauan dipengaruhi oleh faktor multifaset, meliputi agroklimat, isolasi geografis, sosial-ekonomi, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Faktor-faktor ini memengaruhi empat pilar ketahanan pangan: ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas, sehingga menyebabkan tingginya prevalensi kerawanan pangan dan masalah gizi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur berbagai jurnal nasional dengan database GARUDA dan Google Scholar sehingga didapatkan sampel sebanyak 15 jurnal yang dapat diambil. Hasil: literature review ini menyatakan ada hubungan signifikan antara karakteristik lahan kering kepulauan (curah hujan rendah, kesuburan tanah marginal, dan akses logistik yang sulit) dengan tingkat ketahanan pangan dan status gizi masyarakat. Tantangan utama yang teridentifikasi adalah produktivitas pertanian yang rendah, tingginya harga pangan, rendahnya diversifikasi konsumsi, dan tingginya prevalensi stunting. Kesimpulan: literature review ini menyatakan bahwa karakteristik agroekologi dan sosial-ekonomi lahan kering kepulauan menjadi determinan utama kerentanan pangan dan gizi masyarakat. Penulis berharap penelitian ini mampu menjadi acuan pengembangan kebijakan terpadu yang memadukan teknologi pertanian adaptif iklim, penguatan sistem pangan lokal, dan perbaikan gizi masyarakat.
Copyrights © 2025