Studi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan sampah laut di Kota Manado dan mengevaluasi peran berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan perwakilan pemerintah, masyarakat, dan LSM, observasi lapangan, dan tinjauan pustaka. Temuan umum menunjukkan bahwa kondisi pengelolaan sampah laut masih sub-optimal, ditandai dengan dominasi sampah plastik dari sumber daratan, infrastruktur pengelolaan sampah yang terbatas, dan sistem daur ulang yang belum berkembang. Peran para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, masyarakat, LSM, dan sektor swasta, aktif tetapi masih terfragmentasi, kurang terkoordinasi, dan tidak terintegrasi ke dalam strategi sistematis yang komprehensif. Disimpulkan bahwa Kota Manado memerlukan pendekatan kolaboratif dan terpadu yang melibatkan penegakan peraturan, peningkatan infrastruktur, edukasi publik yang berkelanjutan, dan tanggung jawab produsen yang lebih besar untuk mengatasi masalah sampah lautnya secara efektif.
Copyrights © 2025