Penelitian ini dilaksanakan melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT X Sidoarjo yang berfokus pada perbaikan fasilitas kerja melalui redesain meja dan kursi kerja sebagai upaya meningkatkan kenyamanan karyawan serta mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal (MSDs). Program ini dilaksanakan dengan metode observasi langsung terhadap kondisi ruang kerja dan pengukuran dimensi meja serta kursi yang digunakan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa meja lama yang dipakai secara bersamaan oleh empat orang dan memiliki pembatas di bagian bawah yang membatasi ruang gerak kaki, sementara kursi lama tidak mendukung kenyamanan karena sandarannya datar dan tinggi dan dudukan tidak dapat disesuaikan. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan ruang gerak dan berpotensi menimbulkan keluhan fisik. Redesain yang dilakukan menghasilkan meja baru dengan tepi melengkung, tanpa pembatas bawah, serta dilengkapi rak penyimpanan. Selain itu, kursi baru dirancang dengan sandaran ergonomis yang mengikuti kontur tulang belakang dan fitur pengaturan tinggi agar dapat menyesuaikan kebutuhan pengguna. Perubahan ini memberikan keleluasaan gerak, meningkatkan kenyamanan, serta mendukung postur duduk yang lebih ideal. Oleh karena itu, penerapan prinsip ergonomi melalui desain fasilitas kerja terbukti penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.
Copyrights © 2025