Tambua tasa adalah alat musik tradisional yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Alat musik ini memiliki peran penting dalam berbagai upacara adat, khususnya dalam prosesi pernikahan seperti Manjapuik Marapulai, di mana tambua tasa digunakan sebagai pengiring. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai estetika yang terkandung dalam permainan tambua tasa di Nagari Sungai Batang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap pertunjukan tambua tasa dan wawancara dengan para seniman setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika tambua tasa di Nagari Sungai Batang sangat dipengaruhi oleh lingkungan alam sekitar, khususnya Danau Maninjau. Pola permainan yang diibaratkan seperti riak kecil di danau mencerminkan hubungan yang erat antara kesenian ini dengan karakter alam setempat, sesuai dengan filosofi Minangkabau "Alam Takambang Jadi Guru". Penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana alam dan budaya setempat mempengaruhi dan membentuk estetika dalam kesenian tradisional Minangkabau.
Copyrights © 2025