Tepak sirih merupakan artefak budaya yang memainkan peran penting dalam tradisi Melayu, khususnya dalam konteks penghormatan, penyambutan tamu, dan prosesi adat. Di Labuhanbatu, keberadaan tepak sirih tidak hanya merepresentasikan nilai sosial dan etika, tetapi juga menyimpan ciri visual yang khas sebagai bagian dari warisan material masyarakat Melayu lokal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk tepak sirih Labuhanbatu melalui pengamatan langsung, wawancara dengan narasumber adat, serta dokumentasi visual. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menguraikan struktur fisik, material, proporsi, dan elemen visual pada artefak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepak sirih Labuhanbatu memiliki bentuk dasar persegi, penutup kubah rendah, material logam seperti kuningan dan tembaga, serta ornamen flora sederhana yang mengandung nilai simbolik dan estetika. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam pelestarian warisan material Melayu dan menjadi sumber rujukan bagi kajian seni rupa tradisional serta desain kriya berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2025