Perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia mendorong perlunya penerapan desain berkelanjutan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan material berkelanjutan pada desain interior Sekolah Alam Bandung sebagai upaya mendukung konsep desain ramah lingkungan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan material alami seperti bambu, kayu daur ulang, dan plastik daur ulang (plastic board) berperan penting dalam meningkatkan efisiensi energi, kualitas udara dalam ruangan, serta mengurangi emisi karbon. Bambu memiliki kekuatan mekanik tinggi dan mudah diperbarui, kayu daur ulang mendukung prinsip reuse dan low emission, sedangkan plastic board memberikan ketahanan tinggi terhadap kelembapan dan kemudahan perawatan. Penerapan material-material tersebut membuktikan bahwa desain interior sekolah dapat berfungsi sebagai sarana edukasi keberlanjutan yang langsung dirasakan oleh penggunanya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan desain interior pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Kata kunci: Material Berkelanjutan, Desain Interior Sekolah, Desain Ramah Lingkungan
Copyrights © 2025