Penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Helminthosporium oryzae merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang tanaman padi. Terdapat strategi pengendalian dalam pertanian berkelanjutan yang dapat diterapkan, salah satunya menggunakan biopestisida ramah lingkungan yang dapat menekan perkembangan penyakit tanaman. Penggunaan biopestisida Fobio diharapkan mampu mengandung berbagai mikroorganisme, baik yang sengaja diisolasi dari perakaran tanaman maupun yang terkandung didalam medium pembawanya. Tujuan penelitan ini adalah mengetahui potensi berbagai konsentrasi biopestisida Fobio dalam menekan perkembangan patogen H. oryzae penyebab penyakit bercak daun pada tanaman padi gogo organik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitan ini adalah KT sebagai kontrol (konsentrasi 0 ml/liter), FA (konsentrasi 5 ml/liter), FB (konsentrasi 10 ml/liter), FC (konsentrasi 15 ml/liter) dengan dosis 8 liter/plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula biopestisida Fobio pada konsentrasi 10 ml/liter paling efektif dalam menghambat infeksi patogen penyakit bercak coklat yang disebabkan oleh H. oryzae dibanding perlakuan lainnya. Pada perlakuan ini intensitas serangan penyakit akibat H. oryzae adalah yang paling rendah, yaitu 53.47% pada 10 MST, menghasilkan bobot basah gabah 979.0 gram dan bobot kering gabah 887.33 gram.
Copyrights © 2025