Indonesia adalah negara yang memiliki kerawanan bencana alam tinggi, termasuk tanah longsor. Kawasan Bukit Lambosir, Taman Nasional Gunung Ciremai di Desa Randobawa Girang, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan longsor tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan longsor menggunakan pendekatan sistem informasi geografis (SIG) yang melibatkan data curah hujan, kemiringan lereng, erodibilitas tanah, struktur geologi, dan tutupan lahan. Metode yang digunakan adalah analisis spasial dengan model pendugaan yang dikembangkan oleh Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) pada tahun 2004, dengan beberapa modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah dengan tingkat kerawanan tinggi terletak pada titik H2 (55.05 ha), H3 (54.68 ha), dan H4 (24.17 ha), sementara wilayah dengan kerawanan sedang terdapat pada titik S1 (10.7 ha), S2 (37.41 ha), S3 (79.02 ha), dan H1 (81.86 ha). Analisis ini menunjukkan pentingnya pemetaan kawasan rawan longsor untuk pengambilan keputusan dalam mitigasi bencana.
Copyrights © 2025