Air bersih merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan manusia, dan ketersediaannya menjadi cerminan kesejahteraan suatu komunitas. Di Desa Tegalsari, sekitar 2.833 jiwa belum memperoleh akses air bersih dari PDAM karena perbedaan elevasi yang cukup besar. Kajian ini bertujuan merancang ulang sistem penyediaan air bersih dengan memperhatikan standar kualitas, kuantitas, dan keberlanjutan layanan. Fokus penelitian meliputi proyeksi pertumbuhan penduduk dan estimasi kebutuhan air 15 tahun mendatang, perancangan jaringan distribusi, serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Metodologi yang digunakan mencakup survei lapangan, studi pustaka, dan analisis data primer serta sekunder untuk menghitung estimasi penduduk dan konsumsi air. Perencanaan jaringan pipa dilakukan menggunakan EPANET 2.2 dan diverifikasi perhitungan manual, sementara estimasi anggaran disusun berdasarkan harga satuan terkini. Hasil menunjukkan laju pertumbuhan penduduk rata-rata 0,34% per tahun, sehingga diprediksi mencapai 2.981 jiwa pada tahun ke-15. Kebutuhan air maksimum diperkirakan 6,19 liter/detik pada 2040, sedangkan debit mata air saat ini 7,20 liter/detik sehingga diperkirakan mencukupi hingga tahun tersebut. Sistem distribusi menggunakan metode gravitasi dengan pipa utama berdiameter 2,5 inci untuk memastikan kontinuitas aliran air.
Copyrights © 2025