ABSTRACT The transition from secondary education to higher education is a critical phase that requires students to adapt to independent learning systems and greater academic responsibilities. In midwifery education, academic demands are particularly complex as students must master theoretical knowledge while preparing for clinical practice. This study aims to analyze the relationship between time management ability and academic stress levels among first-year midwifery students. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of all first-year students, with a total of 69 respondents selected randomly. Data were collected using validated and reliable questionnaires on time management and academic stress. Data analysis used the Spearman Rho correlation test. The results showed that most students had good time management skills and experienced low levels of academic stress. The Spearman Rho test produced a correlation coefficient of –0.248 with a significance value of 0.040, indicating a significant negative relationship between time management ability and academic stress. The findings indicate that the better students manage their time, the lower their academic stress levels. This study highlights the importance of time management as a crucial factor in helping students cope with academic demands during the early phase of midwifery education and as a preventive coping mechanism against academic stress. ABSTRAK Peralihan dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi merupakan fase kritis yang menuntut mahasiswa untuk menyesuaikan diri terhadap sistem belajar mandiri dan tanggung jawab akademik yang lebih tinggi. Dalam konteks pendidikan kebidanan, tuntutan akademik bersifat kompleks karena mahasiswa harus mempelajari teori sekaligus mempersiapkan diri untuk praktik klinik kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan manajemen waktu dengan tingkat stres akademik pada mahasiswa kebidanan tahun pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi terdiri dari seluruh mahasiswa tahun pertama, dan sampel penelitian berjumlah 69 responden yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner manajemen waktu dan kuesioner stres akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kemampuan manajemen waktu dalam kategori baik dan mengalami stres akademik pada tingkat rendah. Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai korelasi –0,248 dengan signifikansi 0,040, yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kemampuan manajemen waktu dan tingkat stres akademik. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik mahasiswa mengelola waktu, semakin rendah tingkat stres akademik yang mereka alami. Penelitian ini menegaskan bahwa kemampuan manajemen waktu merupakan faktor penting yang membantu mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik pada fase awal pendidikan kebidanan, serta berperan sebagai strategi koping preventif terhadap stres akademik.
Copyrights © 2025