Sindrom metabolik adalah suatu kumpulan faktor resiko dari kelainan metabolik yang terdiri atas obesitas sentral, dislipidemia, hipertensi, dan hiperglikemia. Sindrom metabolik ini menggabungkan beberapa faktor risiko penyakit kardiovaskular dan endokrin. Prevalensi Sindrom Metabolik secara global dan nasional terus meningkat setiap tahunnya , menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dan beban sistem kesehatan, serta diperkirakan prevalensinya sekitar 20-25% di seluruh dunia. Tujuan dpenyuluhan ini untuk mengetahui pengetahuan terkait pencegahan dan pengelolaan Sindrom Metabolik pada masyakat Pesisir Pantai di wilayah Desa Kampung Tua Teluk Mata Ikan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Pelaksanaan dilakukan Desa Kampung Tua Teluk Mata Ikan RT.003 RW.007, target peserta masyarakat pesisir pantai denganjumlah peserta sebanyak 40 partisipan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terdiri atas 20 soal dimana 10 soal pernyataan “benar-salah” dan 10 soal pilihan ganda. Hasil menunjukkan peningkatan nilai skor rata-rata dari 5,6 menjadi 8,0 setelah kegiatan.
Copyrights © 2026