Permasalahan pengelolaan sampah plastik di lingkungan sekolah masih menjadi isu krusial yang membutuhkan solusi berbasis edukasi dan partisipasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam mengelola sampah plastik melalui pelatihan pembuatan ecobrick di SMP Negeri 3 Tersono, Kabupaten Batang. Metode kegiatan meliputi pendekatan edukatif-partisipatif selama tiga hari, dengan tahapan observasi, penyampaian materi lingkungan, praktik teknis pembuatan ecobrick, hingga evaluasi hasil. Siswa dibagi dalam kelompok untuk membuat ecobrick dari plastik kemasan yang dipadatkan ke dalam botol bekas, menggunakan alat sederhana seperti stik bambu dan timbangan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Produk ecobrick yang dihasilkan memenuhi standar kepadatan dan langsung dimanfaatkan sebagai furnitur taman sekolah. Aktivitas ini juga mendorong perubahan perilaku berkelanjutan dan rencana integrasi program ke dalam kegiatan ekstrakurikuler serta pengembangan Eco Club. Pelatihan ini terbukti efektif membangun literasi lingkungan dan dapat direplikasi di sekolah lain. Implikasi jangka panjangnya mendukung pendidikan karakter, budaya bersih, serta tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal
Copyrights © 2025