Hipertensi terkait kehamilan merupakan penyebab utama morbiditas dan kematian ibu, dan risiko terkena hipertensi dipengaruhi oleh pengetahuan dan kebiasaan makan ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan hubungan antara prevalensi hipertensi pada wanita hamil di TPMB Wardah Pasuruan, Kabupaten Malang, dan kesadaran ibu dan praktik diet. Sebanyak 57 responden dipilih dengan menggunakan pendekatan sampel lengkap untuk penelitian analitik potong lintang ini. Recall 24 jam dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) digunakan untuk mengevaluasi pola makan, dan kuesioner skala Guttman digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan. Sphygmomanometer aneroid yang dikalibrasi digunakan untuk mengukur tekanan darah. Uji Eksak Fisher dan uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis data pada tingkat signifikansi p < 0,05. Temuan tersebut mengungkapkan korelasi yang kuat antara praktik diet dan hipertensi (p = 0,000) dan pengetahuan ibu dan hipertensi (p = 0,000). Hipertensi 13,6 kali lebih umum terjadi pada ibu hamil dengan kebiasaan makan yang buruk dibandingkan dengan mereka yang memiliki kebiasaan makan sehat. Kesimpulannya, edukasi gizi dalam perawatan prenatal perlu ditingkatkan karena pemahaman yang buruk dan kebiasaan makan yang buruk meningkatkan risiko hipertensi selama kehamilan.
Copyrights © 2025