Fenomena Covid-19 pada tahun 2020 di Indonesia merupakan masa yang berat bagi perusahaan pada semua lini sektor dalam menghadapi terbatasnya sumber daya dan terhambatnya operasionalisasi kerja perusahaan. Sehingga pihak manajemen perusahaan harus memasukkan unsur manajemen resiko dalam mengelola manajemen laba menjadi positif untuk mempertahankan kinerja dan nilai perusahaan baik dimata investor. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas, kualitas audit, dan corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan serta efek dari moderasi manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Penelitian menggunakan metode kuantitatif menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan manufaktur. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 40 perusahaan manufaktur. Variabel profitabilitas diproksikan dengan ROA, Kualitas audit diukur dengan variabel dummy dimana perusahaan yang menggunakan KAP Big Four diberi nilai 1 dan Non Big Four diberi nilai 0. CSR diukur dengan menggunakan Corporate Social Disclosure Index (CSDI) didasarkan pada Global Reporting Initiative. Manajemen laba diukur dengan menghitung nilai akrual diskresioner. Nilai perusahaan diukur dengan pengukuran Relevance of Earnings (VRE) menggunakan Clean Surplus Theory model Ohlson. Hasil penelitian menunjukkan ROA berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Perusahaan, sedangkan Kualitas Audit dan CSR tidak terdapat pengaruh secara signifikan. Selain itu, temuan penelitian mengungkapkan manajemen laba mampu memoderasi dengan memperkuat ROA terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2025