Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengelolaan HHBK serta merumuskan strategi pengelolaan berkelanjutan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang didukung oleh analisis SWOT yang diperoleh dari berbagai sumber akademik, dokumen kebijakan, dan laporan kelembagaan terkait HKm dan HHBK di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan HHBK sangat dipengaruhi oleh kapasitas kelembagaan, keterampilan teknis, dukungan kebijakan, dan peluang pasar untuk produk ramah lingkungan. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan akses pasar, teknologi pengolahan yang belum memadai, dan hambatan birokrasi. Strategi pengelolaan yang direkomendasikan mencakup penguatan kapasitas kelembagaan melalui pelatihan, peningkatan teknologi pascapanen, perluasan akses pasar dan kemitraan, serta penguatan kerangka kebijakan yang mendukung. Kesimpulannya, pengembangan HHBK dalam skema HKm tidak hanya meningkatkan nilai produk dan pendapatan masyarakat, tetapi juga mendorong konservasi hutan secara berkelanjutan. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menilai efektivitas strategi tersebut dan inovasi teknologi pengolahan sesuai dengan kondisi lokal serta adaptasi terhadap perubahan kebijakan dan lingkungan.
Copyrights © 2025