Penelitian ini dilakukan di Desa Sabaganding, Kecamatan Jaya, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, yang merupakan salah satu Kawasan hutan pinus dengan cakupan wilayah yang luas. Perhitungan jumlah pohon pinus secara manual diarea tersebut tidak efisien dan memerlukan waktu yang sangat lama. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis otomatisasi perhitungan jumlah pohon pinus menggunakan citra udara dari Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dan Metode local Maxima pada Canopy Height Model (CHM). Proses analisis mencakup pembuatan mosaic citra, pengolahan CHM, penerapan Ratio Green, serta deteksi titik puncak pohon. Evaluasi dilakuan pada tiga kelas minimum pohon, yaitu 3 meter, 4 meter, dan 5 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas ketinggian minimum 4 meter memberikan hasil paling optimal, dengan nilai rata rata Commisson Error 0,07, Ommission Error 0,10, dan Overall Accuracy 0,76. Metode local maxima terbukti efektif dalam mendeteksi dan menghitung jumlah pohon pinus secara otomatis pada wilayah penelitian.
Copyrights © 2025