Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, gaya hidup dan promosi digital terhadap keputusan pembelian produk busana muslim pada Butik Nobby Samarinda. Latar belakang penelitian didasarkan pada pertumbuhan pesat industri fashion muslim di Indonesia, yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran religius dan penetrasi digital yang mendorong perubahan perilaku konsumsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif (explanatory research). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 85 responden konsumen Nobby Samarinda dengan menggunakan teknik non-probability sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu citra merek (X1), gaya hidup (X2), dan promosi digital (X3), berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) baik secara parsial maupun simultan. Citra merek memiliki pengaruh signifikan dengan nilai t hitung 2,791 (sig 0,007), gaya hidup berpengaruh signifikan dengan Koefisien t hitung 2,024 (sig 0,046), dan promosi digital memberikan pengaruh paling dominan dengan nilai t hitung 5,289 (sig 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,424 menunjukkan bahwa 42,4% variasi keputusan pembelian dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya 57,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks industri fashion muslim, keberhasilan pemasaran sangat dipengaruhi oleh kekuatan citra merek, relevansi gaya hidup konsumen, dan efektivitas promosi digital. Oleh karena itu, strategi pemasaran butik perlu difokuskan pada penguatan identitas merek, penciptaan konten digital yang interaktif, serta pemahaman terhadap gaya hidup target pasar untuk meningkatkan keputusan pembelian dan loyalitas konsumen.
Copyrights © 2025