Di era digital, lembaga pendidikan dituntut untuk mengadopsi teknologi dalam mendukung efisiensi administrasi, termasuk sistem absensi. Salah satu inovasinya adalah penggunaan absensi QR Code mobile melalui aplikasi Edlink. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem tersebut dari aspek waktu, akurasi, dan kepuasan pengguna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 20 mahasiswa Teknik Informatika Semester 2 di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% responden menilai absensi QR Code lebih cepat dan tanpa antrean, 80% menyatakan absensi tercatat dengan akurat, dan 70% menyebutkan sistem mampu mencegah kejadian. Dari aspek kepuasan, sebagian besar merasa puas dengan kemudahan akses serta mendukung penerapan sistem secara luas di lingkungan kampus. Dengan demikian, sistem absensi QR Code mobile Edlink dinilai efektif, meski masih perlu ditingkatkan dari sisi teknis seperti stabilitas jaringan dan kesiapan perangkat.
Copyrights © 2025