Sistem informasi keuangan berperan penting dalam mengelola keuangan gereja, sehingga bisa memantau aliran uang, struktur modal, serta hasil secara rutin. Gereja St. Simon Petrus Anaranda di Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, sampai saat ini masih mencatat keuangan dengan cara manual. Cara ini memiliki banyak kelemahan, antara lain risiko tinta memudar, potensi kesalahan pencatatan akibat banyaknya transaksi, data yang tidak terintegrasi, serta hasil perhitungan yang kurang akurat. Selain itu, metode manual memerlukan pencatatan dan pemeriksaan berulang sehingga berisiko kehilangan data dan menyulitkan pertanggungjawaban di masa depan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Keuangan Gereja Katolik St. Simon Petrus Anaranda berbasis web sebagai solusi penyimpanan data keuangan yang lebih terstruktur, aman, dan terintegrasi. Sistem ini dibuat untuk mempercepat pelaporan keuangan, meningkatkan ketepatan pencatatan, serta mendukung keterbukaan dan kemudahan dalam pemantauan oleh pengurus gereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian lapangan untuk mendapatkan data yang sebenarnya sebagai landasan pengembangan sistem. Dalam pengembangan perangkat lunak, metode yang digunakan adalah waterfall dengan tahapan analisis, desain, pelaksanaan, dan implementasi. Sistem dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Database MySQL. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa sistem mampu membantu pengelolaan keuangan gereja secara digital, terorganisir, dan profesional. Proses pencatatan dan pelaporan lebih efisien, transparan, minim kesalahan, serta mampu menghasilkan laporan yang siap dicetak dan dapat dipertanggungjawabkan kepada umat dan keuskupan.
Copyrights © 2025