Perubahan lingkungan yang mempengaruhi masyarakat mendorong munculnya konsep pemasaran hijau, di mana konsumen semakin lebih memilih produk ramah lingkungan dan bisnis diharuskan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini mengkaji penerapan pemasaran hijau dalam kegiatan pemasaran digital produk Mamimoe Botanical Care. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana pemasaran hijau diterapkan dalam komunikasi pemasaran digital Mamimoe, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menghambat strategi pemasaran hijau mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemasaran hijau oleh Mamimoe Botanical Care efektif pada tahap penciptaan nilai dan komunikasi, namun masih perlu perbaikan pada tahap pengantaran nilai. Tantangan utama yang dihadapi, terutama bagi usaha kecil dan menengah (UKM), termasuk keterbatasan anggaran, akses terbatas pada logistik ramah lingkungan, dan kekurangan ekosistem distribusi yang mendukung keberlanjutan. Langkah yang bisa diambil oleh Mamimoe antara lain mengganti kemasan plastik dengan bahan biodegradable, bekerja sama dengan penyedia logistik bersertifikat ramah lingkungan, serta menerapkan sistem pengisian ulang atau pengembalian kemasan bagi pelanggan tetap.
Copyrights © 2025