Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh corporate governance, transfer pricing, dan koneksi politikterhadap agresivitas pajak. Corporate governance diproksikan dengan ukuran dewan komisaris, proporsi komisaris independen, keberagaman gender, ukuran komite audit, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial. Penelitian ini menganalisis 98 perusahaan multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2022 yang dipilih dengan metode purposive sampling sehingga menghasilkan 392 observasi. Pengujian hipotesis menggunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen berpengaruh positif signifikan dan keberagaman gender berpengaruh negatif signifikan terhadap agresivitas pajak.Sementara itu, ukuran dewan komisaris, ukuran komite audit, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, transfer pricing, dan koneksi politik tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak.
Copyrights © 2024