Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat kesehatan keuangan antara bank pemerintah dan bank asing yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019–2023 dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling terhadap 14 bank, terdiri dari bank pemerintah dan bank asing. Analisis data dilakukan dengan penilaian peringkat komposit tingkat kesehatan bank serta uji statistik seperti uji Paired Sample T-test dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam aspek Earnings dan Capital antara bank pemerintah dan bank asing. Bank pemerintah unggul dalam aspek profitabilitas (ROA dan ROE), sedangkan bank asing menunjukkan kekuatan lebih besar pada aspek permodalan (CAR). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak perbankan, regulator, dan investor dalam menilai dan meningkatkan stabilitas serta daya saing sektor perbankan nasional.
Copyrights © 2025