Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia. UMKM tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga berperan dalam menyerap kerjaan dengan ukuran potensial yang dimiliki oleh umkm dapat mendukung perkembangan ekonomi di Indonesia. Namun, untuk membangun sektor usaha yang tangguh, UMKM perlu didukung dengan proses administrasi yang baik. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh pemilik UMKM adalah terkait dengan pencatatan keuangan dalam menjalankan bisnis mereka. Responden dalam penelitian ini adalah UMKM yang mengikuti Program Pitch Deck di Rumah BUMN Bandung. Metode pengumpulan data diharapkan untuk memasukan pengamatan survey Wawancara langsung dengan informan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi sejauh mana pelaku UMKM memahami SAK EMKM. Berdasarkan hasil survei, sekitar 99,9% pelaku UMKM tidak mengetahui SAK EMKM, yang disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dari pihak terkait kepada mereka. Meski demikian, hasil pemeliharaan menunjukan bahwa mayoritas agen UMKM siap untuk membuat laporan keuangan komersial mereka
Copyrights © 2025