Penelitian ini merancang dan mensimulasikan sistem pembangkit listrik tenaga surya hibrida untuk Kepulauan Siau, Sulawesi Utara, yang saat ini bergantung pada pembangkit diesel berbiaya tinggi dan beremisi besar. Dengan perangkat lunak PVsyst dan HOMER Pro serta data radiasi matahari dari Meteonorm, dievaluasi lima konfigurasi yang mengintegrasikan fotovoltaik (PV), generator diesel, dan sistem penyimpanan baterai (BESS). Hasil simulasi menunjukkan konfigurasi optimal dengan kapasitas PV 8.000 kWp, genset diesel, dan baterai mampu menurunkan konsumsi bahan bakar hingga 85%, emisi gas rumah kaca 70%, serta biaya energi dibandingkan sistem diesel konvensional. Studi ini menegaskan kelayakan teknis dan ekonomis sistem PV hibrida untuk meningkatkan keberlanjutan energi di daerah terpencil serta mendukung target pengurangan emisi karbon Indonesia.
Copyrights © 2025