Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Indeks Pembangunan Manusia (IPM), investasi, dan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data panel dari 6 provinsi selama periode 2019–2023 (30 observasi). Variabel dependen adalah pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel independen terdiri dari IPM, investasi, dan infrastruktur. Studi ini menggunakan regresi data panel dengan fase pemilihan model yang melibatkan Uji Chow dan Uji Hausman. Hasil kedua uji tersebut menunjukkan bahwa model yang paling sesuai adalah Fixed Efect Model (FEM). Karena adanya heteroskedastisitas pada model awal, estimasi dilanjutkan dengan FEM menggunakan White Cross-Section Robust Standard Errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM memiliki dampak yang signifikan namun negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan investasi dan infrastruktur menunjukkan dampak positif dan signifikan. Pada saat yang sama, ketiga faktor tersebut secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Hasil ini menyarankan bahwa peningkatan investasi dan pengembangan infrastruktur secara signifikan berkontribusi dalam merangsang perekonomian regional, sedangkan peningkatan IPM harus sejalan dengan penciptaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja yang efisien. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah untuk menciptakan pendekatan pengembangan ekonomi yang lebih terfokus.
Copyrights © 2025